Sebagai pemilik sebuah resort eksklusif di tepi pantai Senggigi, Lombok, Bapak Dwi Saputra paham betul bahwa kenyamanan dan estetika adalah kunci memikat wisatawan. Tak hanya soal pelayanan atau pemandangan, tetapi juga detail interior yang mampu menyentuh emosi para tamu.
Dalam rangka merenovasi lobi dan kamar VIP resort miliknya, beliau memutuskan untuk menghadirkan wall decor dari pengrajin tembaga sebagai sentuhan utama.
Keputusannya jatuh pada Roemah Tembaga, salah satu produsen kerajinan tembaga ternama yang telah berpengalaman membuat berbagai produk bernilai seni tinggi. Dwi mengaku terkesan dengan kualitas dan ketepatan pengerjaan dari tim Roemah Tembaga.
Alasan Memilih Wall Decor Tembaga untuk Resort

Dalam wawancaranya, Dwi menyebutkan bahwa ia mencari elemen desain yang tak hanya indah, tetapi juga mencerminkan budaya lokal dan eksklusivitas. Tembaga dipilih karena kesan hangat dan elegannya yang cocok dengan konsep resort tropis modern.
“Saya ingin tamu yang datang merasa sedang berada di tempat yang eksklusif, bukan sekadar akomodasi biasa,” ungkap Dwi.
Menurut laporan Indonesia Hospitality Design Insight 2023, pemilik hotel dan resort kelas menengah ke atas semakin banyak menggunakan elemen logam artistik sebagai bagian dari interior, dan dekorasi tembaga tercatat mengalami peningkatan permintaan hingga 19% di tahun tersebut.
Proses Produksi Bersama Pengrajin Tembaga Lokal
Bekerja sama dengan tim pengrajin tembaga dari Roemah Tembaga, Dwi memilih desain custom untuk beberapa wall decor yang akan dipasang di area lobi, kamar, dan restoran. Proses pengerjaan dilakukan dengan menggabungkan teknik modern dan ukir tembaga manual, menghasilkan karya yang eksklusif dan tak pasaran.
Keunggulan Wall Decor Tembaga dari Roemah Tembaga:
- Desain bisa custom sesuai konsep interior
- Tahan lama dan tidak mudah berkarat
- Dihiasi dengan ukiran tembaga yang detail dan halus
- Menghadirkan nuansa artistik dan mewah
- Cocok untuk indoor maupun semi-outdoor
“Setiap kali tamu datang dan melihat hiasan tembaga itu, mereka selalu bertanya dibuat di mana. Itu jadi nilai tambah yang tidak ternilai,” ujar Dwi dengan bangga.
Menyatukan Seni, Budaya, dan Fungsi
Produk kerajinan tembaga seperti wall decor tidak hanya menjadi pelengkap estetika, tetapi juga medium ekspresi budaya. Dalam desain yang dipilih Dwi, terdapat elemen khas Sasak dan motif alam yang dipadukan dengan hiasan tembaga bernuansa modern. Ini menunjukkan bagaimana seni bisa menjembatani antara tradisi dan inovasi.
Para pengrajin tembaga memainkan peran vital dalam mewujudkan desain tersebut dengan teliti dan penuh rasa seni. Mereka tidak hanya mengolah logam, tetapi menghidupkan cerita di balik setiap karya.
Akhir Kata
Pengalaman Bapak Dwi Saputra menunjukkan bahwa memilih dekorasi tembaga dari pengrajin berkualitas seperti Roemah Tembaga dapat menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter ruang. Dalam dunia hospitality yang kompetitif, sentuhan personal seperti wall decor dari pengrajin tembaga mampu menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi tamu—dan itu dimulai dari seni yang dibuat dengan hati.
